Archive for April, 2012

Metode Perhitungan Bunga pada Bank

April 8, 2012

Dimasa sekarang ini kita harus pandai untuk mengatur cash flow keuangan pribadi atau rumah tangga kita. Karena jika kita tidak mempersiapkannya, maka akan menjadi bom waktu di kemudian hari. Untuk biasakan untuk menabung sebagian dari penghasilan kita di bank. Tentu kita harus punya target jumlah yang akan kita capai.

Misalnya, anda ingin mendapat uang Rp.25.000.000 dalam waktu 10 tahun dengan menabung Rp.100.000 setiap bulannya, maka kita tugas kita adalah mencari bank yang mempunyai suku bunga yang mampu memberikan peningkatan dari nilai investasi kita tersebut.

Dari contoh diatas kita sudah mendapatkan parameternya yaitu jumlah setoran per bulan Rp.100.000, waktu menabung adalah 10 tahun dan jumlah yang diinginkan adalah Rp.25.000.000, jadi berapakah bunga bank tahunan yang kita harus cari untuk mencapai target jumlah Rp.25.000.000 tersebut.

Tentu jika menghitung secara manual kita akan mendapat kesulitan tapi tenang saja gunakan Excel anda untuk menghitungnya. Rumus yang akan kita gunakan kali ini adalah RATE. Penggunaan RATE sebagai berikut=RATE(jumlah_total_setor;-setoran_per_bulan;nilai_sekarang_ini(biasa diisi dengan 0);jumlah_yang_diinginkan;indikator_jatuh_tempo_pembayaran(0 atau kosong untuk akhir periode dan 1 untuk awal periode);perkiraan_suku_bunga(jika dikosongkan atau 0, maka dianggap 10%))

Jika dari contoh diatas di umpamakan jumlah tahun bayar kita taruh di cell B3, jumlah setoran per bulan kita taruh di cell B4, dan jumlah yang diharapkan kita taruh di cell B5, maka kita dapat menuliskan rumus RATE sebagai berikut=RATE(B3*12;-B4;0;B5;0)*12. Nah dari rumus itu mungkin kita bertanya kenapa harus dikalikan 12 lagi? Karena kita akan menghitung bunga tahunan kita. Hasil yang kita dapat dari contoh diatas adalah 13,41 (oya, jangan lupa untuk memformat cell yang berisi rumus tersebut ke format Percentage dengan 2 angka jumlah decimal).

Jika kita akan melakukan pinjaman di bank, kita akan disodori selembar kertas yang berisi tabel yang berisi jumlah pinjaman, masa pinjaman, dan besarnya angsuran yang harus di bayar tiap bulannya. Bahkan kadang kita tidak tahu sistem bunga apa yang diterapkan oleh bank tersebut, pakai bunga efektif ( effective rate ) atau bunga tetap ( flate rate ). Berapa yang harus kita bayar, jika kita menutup angsuran tersebut pada bulan ke – n ? Belum lagi jika kita melakukan perbandingan cicilan pada beberapa bank, misal lebih banyak mana cicilan yang harus kita bayar jika pada bank a menerapkan effektive rate 19 % / tahun dengan bank b yang menerapkan flate rate 12 % / tahun ?

Flate Rate

Pada flate rate, perhitungan cicilan relatif lebih mudah di banding dengan effective rate. Disini kita hanya melakukan perhitungan :

Cicilan = (pinjaman/jangka waktu dlm bulan) + ( pinjaman / bunga dlm bulan )
misal :
pinjaman (A1) = 10.000.000 (B1)
bunga (A2) = 12 %/ tahun (B2)
Angsuran (A3) = 3 tahun (B3), maka
Cicilan = (10.000.000/ 3 / 12% ) + ( 10.000.000 * 12% / 12 ) = 377.777,78
Excel cell (B4) =(B1/B3/12)+(B1*B2/12)

Effective Rate

Pada perhitungan effective rate, perhitungan bunga tidak di hitung secara global seperti pada flate rate. Disini yang di hitung adalah sisa pokok ( sisa angsuran kita ) yang di kalikan bunga. Dikarenakan angsuran yang kita bayar tiap bulannya tetap, maka pada tiap-tiap bulan perbandingan antara pengurangan hutang pokok dan bunga berbeda. Jumlah pokok kita tiap bulan naik, dan bunga semakin menurun. Tidak seperti di flate rate yang pokok dan bunga setiap bulannya selalu tetap.

Memang perhitungan ini sangatlah rumit, tapi di excel kita mempunyai fungsi finansial ( financial function ) yaitu programming excel untuk finance :

PMT (rate; nper; pv; fv; type)

Rate is the interest rate for the loan.
Nper is the total number of payments for the loan.
Pv is the present value, or the total amount that a series of future payments is worth now; also known as the principal.
Fv is the future value, or a cash balance you want to attain after the last payment is made. If fv is omitted, it is assumed to be 0 (zero), that is, the future value of a loan is 0.
Type is the number 0 (zero) or 1 and indicates when payments are due.

Set type equal to If payments are due
0 or omitted At the end of the period
1 At the beginning of the period

Remarks

  • The payment returned by PMT includes principal and interest but no taxes, reserve payments, or fees sometimes associated with loans.
  • Make sure that you are consistent about the units you use for specifying rate and nper. If you make monthly payments on a four-year loan at an annual interest rate of 12 percent, use 12%/12 for rate and 4*12 for nper. If you make annual payments on the same loan, use 12 percent for rate and 4 for nper.

misal :
pinjaman (A1) = 10.000.000 (B1)
bunga (A2) = 19 %/ tahun (B2)
Angsuran (A3) = 3 tahun (B3), maka

Excel cell (B4) =PMT(B2/12;B3*12;-B1)
=PMT(19%/12; 3*12; -10.000.000)
= 366.560,20

Jadi, jika pinjaman kita 10.000.000 di angsur selama 3 tahun, antara flate rate yg menggunakan bunga 12%/ tahun dengan effective rate 19% / tahun masih sedikit effective rate

Iklan

Pemroduksian dan Pemasaran pada Pakaian Anak-Anak

April 8, 2012
Nama Anggota Kelompok :
  • Ahmad Bakrie (12209803)
  • Adhitia Novitasari (16209124)
  • Almira Nur Sakinah (14209279)
  • Fara Rizaini HL (12209005)
  • Lia Juliani (13209202)

Pendahuluan

Bisnis fashion memiliki wilayah yang sangat luas,ada berbagai macam jenis pakaian yang bisa dijadikan usaha. Ada pelaku bisnis yang mengambil semua porsi bisnis pakaian ini, namun ada pula yang mengambil spesialisasi terhadap satu jenis pakaian atau menyasar segmen tertentu. Misalnya saja pakaian untuk ibu hamil, pakaian remaja atau pakaian untuk anak-anak.Pemilihan usaha pakaian pada segmen tertentu terkadang diperlukan agar usaha pakaian yang dilakukan lebih fokus. Namun kadang menyediakan semua jenis pakaian akan memberikan banyak pilihan kepada pembeli. Namun ini memerlukan modal dan pemasaran yang lebih baik

Jika modal untuk memulai usaha pakaian cukup minim, tentunya anda tidak bisa melayani semua segmen pasar yang ada dan menyediakan produk pakaian untuk segala usia. Jika demikian harus dipilih salah satu atau beberapa segmen pasar yang dituju. Salah satu pilihan untuk usaha pakaian adalah pakaian anak.

Pembahasan

 Usaha pakaian anak sebenarnya memiliki peluang yang bagus untuk dijadikan usaha, potensi pasar untuk pakaian anak ini cukup besar. Meski pakaian anak-anak ini ukurannya lebih kecil dan memerlukan bahan yang lebih sedikit, belum tentu lebih murah harganya. Pakaian untuk anak-anak dan bayi di pasaran saat ini dijual lebih mahal daripada pakaian untuk orang dewasa. Sebuah sweater anak-anak berkualitas bagus di department store bisa dijual sekitar 150 ribu atau bahkan lebih.

Untuk terjun dalam bisnis pakaian anak ini ada beberapa langkah yang bisa ditempuh. Jika anda memiliki keahlian membuat desain dan menjahit pakaian, anda dapat memproduksi pakaian sendiri. Jika anda tidak memiliki keahlian dalam menjahit pakaian atau membuat desain pakaian anak, tidak perlu khawatir. Anda dapat membeli pakaian anak dari distributor atau agen. Atau bahkan anda bisa mendaftar menjadi distributor sehingga anda memperoleh harga yang lebih miring.

Yang penting dipertimbangkan dalam usaha pakaian anak ini adalah masalah model pakaian, sesuaikan model pakaian dengan yang sedang tren. Misalnya saja disesuaikan dengan tema film kartun yang sedang digemari anak-anak akan menarik pembeli.

Dalam masa pertumbuhan ,ukuran tubuh anak akan berkembang dengan cepat. Untuk mengantisipasi hal ini maka anda harus menyediakan produk yang anda jual dalam beragam ukuran untuk satu mode pakaian. Sehingga apabila pelanggan anda mencari mode tersebut maka barang tersebut tersedia dan anda tak kehilangan pelanggan.

Untuk strategi pemasaran usaha pakaian anak bisa dilakukan melalui berbagai cara. Misalnya saja dengan membuka toko pakaian anak. Bila modal usaha untuk bisnis pakaian anak yang anda miliki terbatas, anda bisa berbisnis dari rumah, promosi dilakukan dari mulut ke mulut atau menawarkan pakaian di lokasi tempat anak dan orang tua berkumpul. Misalnya saja tempat penjemputan anak sekolah. Anda dapat pula menawarkan koleksi produk pakaian anak melalui Blackberry Messenger yang telah anda buat group sebelumnya. Setiap ada produk pakaian anak baru atau penawaran bisa langsung dibroadcast dengan cepat. Respon dari pembelipun bisa lebih cepat.

Pemasaran pakaian anak melalui media online /web dan social media juga merupakan cara yang cukup efektif. Untuk media ini siapkan foto-foto produk yang akan anda jual berikut deskripsi produk anda. Yang perlu difikirkan adalah cara pembayaran dan pengiriman. Jangan sampai biaya pengiriman menjadikan harga lebih mahal. Pastikan cara pembayaran dan kesesuaian produk yang dipajang dengan yang dikirim sama. Dalam bisnis online yang penting adalah membangun trust antara pembeli dan penjual. Ini berlaku pula untuk bisnis online pakaian anak.

Tidak diperlukan modal yang banyak untuk membuka usaha pakaian anak, apalagi di zaman modern ini. Teknologi memungkinkan untuk menjalankan usaha pakaian anak dari rumah seolah-olah anda memiliki toko pakaian anak yang besar. Jika anda tidak memiliki keahliaan mendesain dan membuat sendiri, menjadi distributor adalah pilihan tepat. Membeli pakaian anak dari grosir akan memberikan harga yang bersaing. Di awal anda memang harus berjuang untuk mendapatkan chanel grosir baju anak. Selanjutnya jika sudah banyak kenalan grosir baju anak, anda akan dapat harga yang miring.

Berikut tips dalam memilih baju dan pakaian bayi yang aman.

Langkah pertama yang harus di lakukan adalah mencari informasi produk yang akan digunakan. Carilah informasi sebanyak mungkin dengan bertanya kepada orang lain atau dengan mengakses internet. Pastikan merk tersebut telah terpercaya. Selanjutnya, pilih pakaian yang tidak mengandung bahan kimia. Lebih baik memilih pakaian yang tidak menggunakan zat pewarna kimia dan tidak memerlukan cairan pewangi lagi dalam proses pencuciannya. Lalu bagaimana menguji dan memastikan bahwa pakaian tersebut aman? Saat ini telah dilakukan standard pengujian.

Untuk memastikan bahwa produk bebas dari bahan-bahan yang membahayakan, OekO-Tex Association mengeluarkan Standar Oeko-Tex 100. Komponen yang diuji adalah dari bahan fiber sampai dengan label baju. Pengujian ini dilakukan secara ketat karena merupakan sertifikasi untuk keamanan, produk pakaian bayi usia 0-3 tahun.

Setelah melalui serangkaian uji yang ketat, produsen pakaian akan mendapatkan sertifikasi resmi Oeko-Tex Standard 100 Glass 1. Jadi salah satu referensi produk baju itu aman adalah sertifikat yang diperoleh produsen. Produk pakaian yang berbahan lembut, bebas bahan kimia, dan tidak memerlukan pewangi akan membuat bayi merasa lebih nyaman dan sehat. Dan bunda pun merasa lebih tenang. Sebaiknya para bunda jangan pernah kompromi jika ingin memberikan yang terbaik bagi buah hati.

Keuntungan Pemakaian Iklan pada Cocacola

April 8, 2012

Nama anggota kelompok :

  •  Ahmad Bakrie (12209803)
  • Adhitia Novitasari (16209124)
  • Almira Nur Sakinah (14209279)
  • Fara Rizaini HL (12209005)
  • Lia Juliani (13209202)

 

Televisi adalah media periklanan yang kuat. Hal ini bergantung pada kedua efek suara dan visual. Iklan dapat digunakan dalam kombinasi untuk menangkap perhatian audiens  dan kemudian memperkuat tingkat daya tarik mereka dengan mengulangi pesan menggunakan baik audio dan video. Pengiklanan bisa dengan menggunakan tema yang sama untuk iklan TV ganda, mengubah iklan menjadi jenis acara televisi dengan pengikut khusus.

Dari iklan tersebut beberapa penonton bisa mendapatkan berita terbaru dan informasi dari sebuah produk dengan menontonnya untuk hiburan dan menikmati iklan dari produk tersebut, dengan menunjukkan gaya iklan seperti : komedi,olahraga,kesehatan dan lain-lain Orang-orang dari segala usia dan ras dapat menonton iklan TV. TV menjangkau berbagai macam orang dengan latar belakang yang berbeda yang membuat biaya efisien bagi pengiklan untuk menjangkau khalayak massa.

Beberapa hal mungkin dapat melihat campur tangan sebagai hal yang buruk, tetapi bagi pengiklan itu cara untuk mendapatkan keuntungan, dan untuk meraih pelanggan. Beberapa pemirsa TV akan meninggalkan ruangan selama iklan, tetapi banyak orang akan tinggal karena mereka tidak ingin ketinggalan awal acara mereka saat kembali dari komersial. Hal ini menghasilkan pendengar untuk iklan TV.

Contoh yang dapat kita ambil adalah iklan coca-cola Coca Cola berusaha memahami kebutuhan dan perilaku konsumen dengan membuat iklan yang hiperbola , ini didasarkan karena konsumen kritis terhadap iklan.

Coca Cola berusaha melibatkan emosi konsumen dengan menyajikan iklan yang menyenangkan., ceria, lucu dan berbeda dari iklan produk-produk sejenis. Coca Cola berusaha membuat persepsi konsumen bahwa Coca Cola adalah minuman yang bisa dokonsumsi siapa saja dan dimana saja, bahkan Pinguin yang notabenenya berada di suhu-suhu dingin ingin mencoba coca cola dan merasakan kesegaran Coca Cola yang mungkin tidak bisa didapatkan

Strategi kampanye iklan efektif biasanya merupakan kampanye yang didasarkan pada satu tema pusat yang menjadi titik sentral dalam penyusunan pesan iklan. Dalam bahasa lain tema pesan ini dikenal dengan what to say nya sebuah iklan atau apa yang akan dikomunikasikan kepada konsumen. Perumusan pesan iklan menuntut kita untuk menjawab terlebih dahulu empat pertanyaan yaitu apa yang akan disampaikan (isi pesan) bagaimana mengatakannya secara logis (struktur pesan) bagaimana mengatakannya secara simbolis ( format pesan) dan siapa yang akan menyampaikannya (pembawa pesan).

Umumnya Isi Pesan memuat suatu bujukan yang bersifat Rasional, Emosional dan Moral. Sedangkan Struktur Pesan dalam penyampaiannya dapat dilihat dari argument dan penarikan kesimpulan.Argumen, Apakah dalam pesan tersebut hanya ditonjolkan satu sisi, seperti halnya hanya mengungkapkan suatu keunggulan produk atau argumen dua sisi yaitu disamping menonjolkan keunggulan juga diberitahukan kepada konsumen dampak atau kelemahan dari suatu produk.Sedangkan penarikan kesimpulan apakah komunikator (pembawa Pesan) langsung memberikan kesimpulan ataukah membiarkan audience menarik kesimpulannya sendiri atas pesan-pesan yang disampaikan.

Format Pesan biasanya disesuaikan dengan media yang akan digunakan untuk menyampaikan pesan. Penyampaian pesan secara simbolis memberikan penekanan daya tarik dalam komunikasi iklan. Sumber pesan, berkaitan dengan sipembawa pesan dalam iklan. Dalam hal ini pemilihan pembawa pesan perlu memperhatikan keahlian, kecocokan kesukaan dari pembawa pesan terhadap produk yang dibawakan dan juga terhadap audinencenya.

Sebetulnya perumusan pesan bukan hanya didasarkan pada empat tema diatas, banyak sekali perumusan pesan yang mesti, dibuat oleh produsen untuk mengkampanyekan produknya. kali ini kami akan membahas dan menganalisis Iklan media Cetak “ Coca-cola” di lihat dari berbagai sudut pandang, Analisis Iklan Coca cola ditinjau dari Ruang Lingkup Perilaku Konsumen.

Coca Cola berusaha memahami kebutuhan dan perilaku konsumen dengan membuat iklan yang hiperbola , ini didasarkan karena konsumen yang semakin kritis. Dan didasarkan pada gaya hidup konsumen. Coca Cola berusaha melibatkan emosi konsumen dengan menyajikan iklan yang menyenangkan., ceria, lucu dan berbeda dari iklan produk-produk sejenis. Coca Cola berusaha membuat persepsi konsumen bahwa Coca Cola adalah minuman yang bisa dokonsumsi siapa saja dan dimana saja, bahkan Pinguin yang notabenenya berada di suhu-suhu dingin ingin mencoba coca cola dan merasakan kesegaran Coca Cola yang mungkin tidak bisa didapatkan di lingkungan nya, Bukan hanya itu Coca Cola juga berusaha mengubah persepsi konsumen bahwa Coca Cola bisa dikosumsi oleh siapapun dan dimanapun, namun lebih dari itu Coca Cola berusaha menonjolkan manfaat psikologis kepada konsumen.

Coca Cola memberikan argument dari satu sisi, dimana dalam iklan Coca Cola hanya menonjolkan keunggulan produk semata tanpa menginformasikan kepada konsumen tentang efek negative dari mengkonsumsi Coca Cola, siapa saja yang tidak dianjurkan untuk mengkosnumsi Coca Cola, misalnya anak-anak dibawah umur atau wanita hamil.

Coca Cola tidak memberikan kesimpulan atas iklannya, ini didasarkan karena konsumen yang semakin kritis, dan Coca Cola berusaha mengambil keterlibatan consumen agar kosumen menyimpulkan sendiri maksud dari iklan yang dibuat, dengan membuat eskekusi iklan

“seekor pinguing yang sedang minum Coca Cola yang diambil tanpa sepengetahuan orang yang sedang berjemur dipantai”.

 

Hubungan Konsumen dan Perilaku Pemasaran

Coca Cola berusaha membidik konsumen dengan segmentasi A,B,C+. berada di kota-kota besar, juga konsumen yang senang bergaul dan bersosialisasi, dan berpendidikan,
Kampanye iklan persuasive Coca Cola dikemas dengan baik dan menimbulkan kesan menyenangkan, hal ini dilakukan oleh Coca Cola untuk membentuk permintaan pembelian dan menginformasikan tentang kelebihan Coca Cola, selain itu Coca Cola juga berusaha membentuk preferensi merek dari consumen, mendorong alih merek, mengubah persepesi pembelian tentang atribut produk membujuk konsumen untuk langsung melakukan Pembelian (action) membuat konsumen menjadi konsumen yang loyal (Brand loyalty)

 

Segmentasi dan Target Market

Konsumen dalam sebuah pasar memiliki banyak sekali perbedaan. Contohnya beberapa produk untuk wanita dan pria,  dewasa dan anak- anak pasti berbeda. mereka yang dibesarakan di suatu wilayah, akan berbeda pula dengan wilayah lain tentang pemahaman suatu objek
Karena pasar sifatnya heterogen maka akan sangat sulit bagi produsen untuk memenuhi kebutuhan pasar, oleh itu pemasar perlu memilih segmen-segmen tertentu saja yang bersifat homogen dan meninggalkan pasar yang lain, nah inilah yang disebut dengan segmentasi. Lalu segmen yang mana yang jadi target market Coca Cola

 

Variabel-variabel Segmentasi dan Target Market Coca Cola
– Geografi : Secara Geografi coca cola memiliki target market di semua kota-kota besar seluruh dunia (Argentina,  Australia,  Bahrain, Belgia, Bolivia, Brazil, Chili, Cina, Kolombia, Kosta Rika,  Denmark,  Republik Dominika, Ekuador, Mesir, El Salvador,  Perancis, Inggris, Guatemala, Honduras, Hong Kong, India, Italia, Jepang, Kenya, Korea, Malaysia, Mauritius, Meksiko,  Nikaragua,  Norwegia, Panama, Paraguay,  Peru, Filipina, Rumania, Rusia, Singapura, Afrika Selatan, Spanyol, Swedia, Thailand, Trinidad dan Tobago, Turki, Amerika Serikat, Uruguay, Venezuela, Vietnam dan Negara kita tercinta, Indonesia, (Sumber dari Coca Cola Company)
–  Demografi : Coca cola membidik pasar remaja global laki-laki dan perempuan berusia 12-24 tahun yang berorientasi pada mode, berpendidikan,
– Psikografi : >Sosial Ekonomi

A : Upper Class

B : Higher Profesional

C+ : Lower Profesional

Urban : Skil Non Profesional

> Gaya Hidup

Aktif, Dinamis, Menyukai Tantangan,
suka bergaul, mengikuti trend/mode
Behavior/Perilaku
>Berdasarakan tingkat penggunaan produk

Tingkat pemakaian produk yang relatif ringan, Meyukai hal yang baru, loyal terhadap merek, Manfaat  Coca cola membidik Konsumen yang mencari manfaat sebenarnya dari produk

Strategi Coca Cola berdasarkan Kepripadian dan Gaya Hidup Konsumen

Pendekatan Kepribadian dan gaya hidup cenderung mengklasifikasikan konsumen berdasarkan variabel-variabel Activity,  Interest, Opinion,  yaitu aktivitas, interes (minat), dan opini (pandangan-pandangan). Menurut Setiadi sikap tertentu yang dimiliki konsumen terhadap suatu objek tertentu bisa mencerminkan gaya hidupnya. Gaya hidup seseorang bisa juga dilihat dari apa yang disenangi, ataupun pendapatnya mengenai objek tertentu.
– Coca Cola menggunakan pendekatan melalui Kepribadian dan Gaya Hidup Konsumen.

Melalui aktifitas konsumen Yang memiliki mobilitas tinggi, dan ingin lepas dari rutinitas. Juga konsumen senang bersosialiasi dengan lingkungan, konsumen yang senang bergaul, konsumen yang membentuk sebuah komunitas tertentu, atau konsumen yang memiliki kesamaan hoby dengan orang lain. selain itu target market Coca Cola adalah orang yang tidak terlalu serius, namun lebih menyukai hal yang bersifat Humor.
– Orang Amerika punya kebiasaan berjemur dipantai. Kebiasaan dan gaya hidup inilah yang digunakan oleh Coca Cola sebagai strategi segmentasi Kepribadian dan Gaya hidup dalam mengkampanyekan Produknya, dengan membuat iklan seorang laki-laki sedang berjemur dibawah panas matahari.
– Iklan coca cola menonjolkan gaya hidup konsumen yang kreatif yaitu konsumen yang aktif melakukan kegiatan yang bersifat Having Fun. Iklan coca cola berusaha menyesuaikan produknya dengan konsumen yang aktif. Iklan ini menggunakan pendekatan dengan gaya hidup konsumen yang aktif.

Mekanisme Kliring

April 1, 2012

Kliring (dari bahasa inggris clearing) sebagai suatu istilah dalam dunia perbankan dan keuangan menunjukkan suatu aktivitas yang berjalan sejak saat terjadinya kesepakatan untuk suatu transaksi hingga selesainya pelaksanaan kesepakatan tersebut.

Kliring sangat dibutuhkan sebab kecepatan dalam dunia perdagangan jauh lebih cepat daripada waktu yang dibutuhkan guna melengkapi pelaksanaan aset transaksi.

Kliring melibatkan manajemen dari paska perdagangan, pra penyelesaian eksposur kredit, guna memastikan bahwa transaksi dagang terselesaikan sesuai dengan aturan pasar, walaupun pembeli maupun penjual menjadi tidak mampu melaksanakan penyelesaian kesepakatannya.

Proses kliring adalah termasuk pelaporan / pemantauan,marjin risiko, netting transaksi dagang menjadi posisi tunggal, penanganan perpajakan dan penanganan kegagalan.

Kriling merupakan jasa penyelesaian hutang piutang antar bank dengan cara saling menyerahkan warkat-warkat yang akan dikliringkan di lembaga kliring. Lembaga ini dibentuk dan dikoordinir oleh Bank Indonesia setiap hari kerja, dan peserta kliring merupakan bank yang sudah mendapat ijin dari BI.

Tujuan dilaksanakan kliring oleh Bank Indonesia antara lain :

  1. Untuk memajukan dan memperlancar lalu lintas pembayaran giral
  2. Agar perhitungan penyelesaian utang piutang dapat dilakukan dengan lebih mudah, aman dan efisien
  3. Salah satu pelayanan bank kepada nasabah

Warkat-warkat yang dapat dikliringkan atau diselesaikan di lembaga kliring adalah warkat-warkat yang berasal dari dalam kota, seperti :

– cek

– bilyet giro

– wesel bank

– Surat bukti penerimaaan transfer

– Lalu lintas girat / nota kredit

Proses penyelesaian warkat-warkat kliring di lembaga kliring (dilihat dari sisi bank)

  1. Kliring Keluar, membawa warkat kliring ke lembaga kliring (Nota debet/kredit keluar)
  2. Kliring Masuk, menerima warkat kliring dari lembaga kliringa (Nota debet/kredit masuk)
  3. Pengembalian Kliring, pengembalian warkaat yang tidak memenurhi syarat yang telah ditentukan.

Mekanisme Kliring

  1. Tn. A bertansaksi dengan Tn B
  2. Tn. A memberikan Cek pada Tn B

Tn. B sebagai nasabah Bank ‘XYZ’ melakukan setoran kliring di Bank ‘XYZ’

  1. Bank ‘XYZ’ mengirimkan Warkat (Nota Debet ® ND Keluar) kepada Lembaga Kliring
  2. Lembaga Kliring akan meneruskan Warkat kepada Bank ‘ABC’ (Nota Debet ® ND Masuk)
  3. Setelah proses pengecekan dan cek dinyatakan sah, maka di informasikan kepada Lembaga kliring untuk mendebet rekening Bank ‘ABC’ di BI dan di kredit ke rekening Bank ‘XYZ’
  4. Penyampaikan hasil kliring kepada Bank ‘XYZ’ dan pihak Bank akan mengkridit rekening Tn B.

Setelah proses kliring berjalan, pada sore hari masing-masing bank akan membuat perhitungan kliring untuk mengetahui apakah bank tersebut menang atau kalah kliring.

Bank yang menang kliring adalah bank yang jumlah warkat tagihan warkat kliring

melebihi pembayaran warkat kliringnya.

Bank yang kalah kliring justru sebaiknya, dimana pembayaran warkat kliring lebih besar dari warkat tagihan.